Ayo gabung di kumpulblogger.com kemudahan mencari uang di dunia maya.

Collin Powell menyatakan bahwa pemimpin harus selalu mampu membuat keputusan dalam situasi yang serba terbatas. Ia bahkan memberikan formula matematis : "Kalau Anda merasa sudah mendapat antara 40 - 70% informasi yang diperlukan, ambillah keputusan itu dan gunakan naluri Anda". Pemimpin yang mempunyai kebiasaan menunda-nunda keputusan karena menunggu informasi lengkap hanya akan memperbesar reiko kegagalan terhadap masalah di tangan.

Para senior merumuskan dalam empat tingkatan pengambilan keputusan yang bisa dijabarkan dalam sub-sub level berikutnya.

1.    Sensing-Thinking Decision; keputusan yang diambil secara amat hati-hati. Tingkat kesalahan dengan model ini relatif kecil. Waktu yang digunakan lebih lama karena mempertimbangkan banyak hal. Jika terbiasa dengan cara ini tidak akan ada lompatan pencapain. Semua berjalan secara linier dan evolutif. Tentu ini tidak salah karena piihan mudah dan aman serta selamat sampai tujuan.   Cara pengambilan keputusan ini memadukan antara mengamati dan mengindera informasi dan memastikan secara benar serta mengerahkan piker untuk memutuskannya.

2.   Sensing-Feeling Decision; keputusan diambil dengan memadukan pengamatan,penginderaan dengan perasaan. Risiko yang muncul lebih besar karena melibatkan perasaan  yang bisa saja salah tafsir. Kecepatan keputusan bisa dihandalkan dan terkadang mengejutkan. Berbeda dengan cara pengambilan putusan sebelumnya, cara ini bisa sebagai pemecah kebekuan jika saatnya tepat. Kepekaan rasa memungkinkan dilatihkan untuk keputusan-keputusan sederhana dan secara bertahap bisa ditingkatkan. Pada keputusan kedua, ketiga dan seterusnya akan terasa lebih enjoi dan tanpa was-was lagi.

3.    Thinking-Intuiting Dicision; pengambilan keputusan dengan pengumpulan informasi secara intuisi dan menyikapinya dengan mengandalkan pikir. Data dari intuisi tentu tidak seakurat sensing. Berpikir keras dari informasi sepotong-sepotong dalam rangka memperkecil risiko. Kecepatan keputusan tidak secepat pada penyikapan feeling namun penangkapan informasi menjadi peluang bisa dihandalkan. Kebanyakan para pengambil keputusan dengan cara ini adalah para intrapreneur yang beranjak ke self-employee.

4.     Feeling-Intuiting Dicision; pengambilan keputusan ini sangat berisiko tinggi.Hasil keputusan bisa cepat dengan hasil menakjubkan namun sebaliknya bisa fatal dan mencelakakan jika salah. Para spekulan menyenangi proses pengambilan keputusan  dengan cara ini. Entrepreneur perlu merenung untuk melaksanakan keputusan model ini. Para pemimpin besar, tokoh dengan predikat figur lekatan biasa menempuh cara ini saat keputusan cepatnya ditunggu pengikutnya.

Dari keempat tingkatan proses pengambilan keputusan itu pastilah tidak secara murni dan hitam putih dilaksanakan. Dalam kenyataan di masyarakat selalu ada proses saling mempengaruhi antar unsur pendukung. Tidak ada seorangpun yang secara sengaja mengambil putusan tanpa memperhitungkan risiko. Jika ada yang mencoba menggunakan cara Feeling-Intuiting secara penuh tentu itu berlaku untuk keputusan yang tidak berisiko besar. Demikian sebaliknya jika selama ini banyak ilmuwan dengan pendekatan serba kuantitatif dipadu model Sensing-Thinking biasanya untuk sebuah keputusan yang berisiko amat besar.

Optimalnya, segala pengambilan keputusan sebaiknya didasarkan pada hal-hal berikut dengan mengkombinasikan secara cermat sesuai dengan situasi dan kepekaan yang dimiliki. Unsur-unsur tersebut adalah; Informasi dengan segala tingkatan urgensinya, ilmu yang melatarbelakangi, intuisi yang senantiasa diasah serta inisiatif untuk memutuskannya.

Daftar Reference :
1.      Bhide Amard, How Entrepreneur Craft Strategic that Work, Harvard Business Review ,90
2.      Charles Handy , Era Paradoks,99
3.      Linda Pinson, Steps to Small Business Start Up, 97
4.      Tanri Abeng, Manejemen dalan Perspektif, 97
5.      Bahan Kuliah Pengetahuan Bisnis, kalis, 07

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa tinggalkan komentarnya ya.

Comments (0)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share